Drone Emprit: #KaburAjaDulu Reeks of Public Discontent with Government

TEMPO.COJakarta – The social media trend #KaburAjaDulu has sparked discussions among netizens on X in February 2025, coinciding with growing public disappointment towards President Prabowo Subianto’s administration.

Ismail Fahmi, the founder of big data consulting company Drone Emprit, said that the hashtag which translates to ‘let’s just run away’ was an expression of netizens about the current situation in Indonesia.

“The ‘Kabur Aja Dulu’ hashtag is used to express the desire to move abroad, a reaction to the conditions in Indonesia,” Ismail said in a statement quoted on Wednesday, February 19, 2025.

Based on Drone Emprit’s observations on X, this expression arose as a response to dissatisfaction with economic conditions and perceived declines in social justice. Additionally, Drone Emprit noted many netizens used the hashtag to express their dissatisfaction with the government’s policies.

Ismail stated that this hashtag has actually appeared since September 2023 but resurfaced in early January 2025. On January 8, 2025, an X account @amouraXexa tweeted using #KaburAjaDulu, but its reach was still very small.

According to him, the hashtag went viral after several prominent accounts such as @hrdbacot, @SumitroYoel, and @berlianidris joined the discussion. Based on Drone Emprit’s Social Network Analysis (SNA) data from September 1, 2023, to February 8, 2025, these three accounts had the most significant reach in spreading #KaburAjaDulu.

“In total, there were over 8,000 accounts participating in conversations about ‘Kabur Aja Dulu,'” Ismail said.

The hashtag also drew responses from several officials in government ministries and agencies. Manpower Minister Yassierli said that the ‘Kabur Aja Dulu’ hashtag was an expression of public aspirations. He referred to it as a challenge for the government.

“This is a challenge for us if it is indeed related to their aspirations. Come on, government, create better jobs, that is our note,” Yassierli said at the Presidential Palace on Monday, February 17, 2025.

Meanwhile, Minister of Agrarian and Spatial Planning (ATR)/Head of the National Land Agency (BPN) Nusron Wahid stated that people who followed the ‘Kabur Aja Dulu’ trend seemed to show a lack of patriotism towards their homeland.

“Are they Indonesian citizens? If we are true patriots, when there are issues, we solve them together,” Nusron said after giving a press statement at the Presidential Palace in Jakarta on Monday, February 17, 2025.

Several other ministers such as Minister of the Migrant Workers Protection (P2MI) Abdul Kadir Karding encouraged an increase in the capacity of Indonesian migrant workers or Indonesian laborers (TKI) in response to the ‘Kabur Aja Dulu’ hashtag. He viewed the phenomenon of working abroad as a positive thing.

Link: https://en.tempo.co/read/1977390/drone-emprit-kaburajadulu-reeks-of-public-discontent-with-government

Pendiri Drone Emprit Ungkap Tagar Kabur Aja Dulu Sudah Ada Sejak 2023, Mengapa Baru Ramai Saat Ini?

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi mengungkapkan fenomena #KaburAjaDulu yang saat ini viral ternyata telah muncul sejak September 2023.

Ia mengatakan pada saat awal munculnya pada September 2023, tagar tersebut digunakan oleh para anak muda pegiat teknologi informasi (IT) yang berada di luar negeri melalui akun-akun media sosial mereka.

Saat itu, lanjutnya, tagar tersebut banyak digunakan untuk berbagi informasi untuk mencari penghidupan di luar negeri, pengalaman kerja di luar negeri, soal anak, hingga pendapatan.

Hal itu diungkapkannya dalam Forum Diskusi Denpasar 12 Edisi ke-222 Bertajuk Fenomena “Kabur Aja Dulu” dan Realitas Generasi Muda Indonesia yang digelar secara daring pada Rabu (19/2/2025).

“Tapi kalau kita lihat sebelumnya, ini sudah lama ya tagarnya. Jadi sejak September 2023. Ini kan 2025 baru rame ya. 2023 sudah muncul. Dan pada saat itu, tagar kabur aja dulu enggak seperti sekarang menjadi alasan,” ungkap Fahmi.

“Sekarang terlalu banyak alasan ketidakpuasan dan lain-lain saya kira lebih banyak didorong oleh kondisi ekonomi dan pengetatan anggaran dan lain-lain,” lanjutnya.

Kemudian, tagar terssebut semakin ramai digunakan hingga 2024.

Tagar tersebut, kata Fahmi, semakin ramai karena juga digunakan oleh akun-akun media sosial yang memiliki visi sama yakni untuk berbagi informasi mengenai peluang kerja di luar negeri dan tips-tips ke luar negeri.

“Kebetulan kabur aja dulu ini kayak cocok ya. Cocok dengan visi dan konten dia, kemudian dipakai. Nah itu membuat kabur aja dulu itu sejak tahun 2023 akhir, 2024, sepanjang 2024 itu tinggi terus,” kata Fahmi.

“Lumayan tinggi gitu. Karena banyak exchange (pertukaran) informasinya. Baru belakangan aja ini naik pesat,” ujar dia.

Tagar itu, ungkap dia, justru semakin viral dengan respons negatif dari sejumlah pejabat pemerintah terhadap tagar tersebut.

Tidak hanya semakin ramai digunakan, namun juga sentimen negatif terhadap para pejabat pemerintah itu juga semakin meningkat.

Respons negatif yang dimaksud tersebut, kata dia, di antaranya mengaitkan tagar tersebut dengan kadar nasionalisme pengguna tagar.

Para pengguna tagar tersebut di media sosial, menurut Fahmi, mengkritik pernyataan-pernyataan pejabat pemerintahan yang dinilai tidak tepat itu justru dengan video-video berdurasi pendek melalui media sosial TikTok atau Instagram khas generasi milenial dan generasi Z.

“Enggak pakai (kritik) frontal tapi dengan gaya yang lucu-lucu. Dan itu akhirnya apa? Jadi lebih viral lagi. Lebih viral lagi, akibatnya jadi kritik sosialnya itu semakin nama makin tinggi. Kritik terhadap politik semakin lama semakin tinggi,” ungkapnya.

Menurutnya hal tersebut bisa dijadikan pelajaran bagi para pejabat pemerintahan untuk memberikan respons yang tepat dengan terlebih dulu mempelajari kenapa tagar tersebut muncul serta bagaimana situasi dan kondisi emosional publik ketika tagar itu muncul.

Sehingga, ungkapnya, para pejabat tersebut bisa memberikan respon yang tepat.

“Harapannya supaya, ini kan karena sifatnya kritik kepada pemerintah. Jadi pemerintah paham dulu lah. Dipahami situasinya seperti apa. Kemudian tidak menuding,” ucapnya.

Fahmi pun mengungkapkan meningkatnya tren penggunaan tagar tersebut di media sosial juga cenderung alami dan bukan dibuat oleh Bot (robot).

Berdasarkan analisis Drone Emprit, kata dia, tagar #KaburAjaDulu rata-rata dibuat oleh akun-akun media sosial yang telah ada sejak tahun 2009.

Selain itu, kata dia, tagar tersrbut juha tersebar tidak hanya di Indonesia melainkan juga di beberapa negara lain.

“Tapi yang ini cukup natural. Dan ini bukan hanya di Indonesia, tapi juga sebarannya cukup luas di berbagai negara. Dari UK, South Korea, Singapura, dan lain-lain. Kita bisa lihat di sini. Nah ini sebagai analisis bahwa ini betul-betul natural,” ungkapnya.

“Usia (pengguna)-nya, kalau yang saya lihat itu dari data, paling besar itu antara 19 sampai 29 tahun. Jadi ini kan usia-usia mereka lulus SMA, kuliah, dan lulus kuliah. Ini memang usia-usia kerja. Kemudian juga anak-anak yang usianya di bawah 18 tahun. Berarti kan masih muda. Mereka udah banyak bahas tentang kabur aja dulu,” lanjutnya.

Fahmi pun menyarankan kepada para wakil rakyat untuk dapat mendorong perbaikan kebijakan-kebijakan pemerintah terhadap kualitas pendidikan dan pelatihan, ekonomi, serta perlindungan WNI di luar negeri.

“Jadi MPR dan DPR bisa mendorong pemerintah supaya ada perbaikan kebijakan ekonominya. Ini kan menjadi salah satu alasan kondisi ekonomi,” ungkap dia. 

Harus Berhati-hati

Dalam acara yang sama, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memandang tren #KaburAjaDulu sebagai fenomena yang sangat unik. 

Tren itu menurutnya tidak hanya bisa dilihat sebagai sebuah kritik sosial, namun juga bisa dilihat sebagai “wake up call” bagaimana anak muda melihat atau menempatkan dirinya dalam konteks tatanan bernegara dan kebangsaan. 

Ia pun tidak setuju pada pandangan yang menyatakan bahwa ketika ada yang meninggalkan Indonesia untuk mencari penghidupan, berarti mereka kehilangan rasa patriotisme mereka. 

“Pernyataan itu memang sama sekali tidak bisa dikaitkan. Kita juga menemui banyak sekali diaspora Indonesia yang mencari penghidupan di luar negeri namun tetap melakukan dan memiliki rasa kebangsaan luar biasa. Sehingga rasanya jargon itu tidak bisa dikaitkan begitu saja kalau ada yang mengaitkan,” ungkapnya dalam acara yang sama.

Lestari mencatat saat ini situasi telah berubah di mana anak-anak muda melihat dunia yang tanpa batas, tidak ada lagi sekat-sekat. 

Hal itu, lanjut dia, memungkinkan mereka kemudian “berkelana”.  

Bagi dia, hal tersebut sah-sah saja selama memang dilakukan dalam konteks mencari kehidupan yang lebih baik tanpa kehilangan jati dirinya sebagai manusia Indonesia. 

Namun, menurut dia, belakangan ini semangat dari tren #KaburAjaDulu lebih kepada ajakan untuk melarikan diri dan pergi dari hal yang mereka tidak ingin hadapi. 

Sindiran-sindiran yang ada di media sosial, terkesan mengarah kepada kekecewaan mereka terhadap situasi. 

Menurutnya, hal itu patut dijadikan bagian dari otokritik bagi semua dan harus menimbulkan pertanyaan perihal sudah atau belumkah negara menjamin pemenuhan hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak serta apakah semua pihak betul-betul bisa melihat dan memperhatikan dimensi kemanusiaan dalam setiap kebijakan publik yang ada. 

“Bisa jadi ini sekadar ‘fenomena’. Dan kita tahu kekuatan sosial media kadang-kadang mengalahkan realitas, tetapi kita juga tidak boleh menutup mata dan harus berhati-hati,” ungkap Lestari.

“Jangan sampai kemudian tiba-tiba sesuatu yang sebetulnya tidak ada, dan tiba-tiba saja ternyata generasi muda kita memang memilih lebih baik meninggalkan Indonesia karena melihat mereka tidak memiliki masa depan lagi di sini,” pungkasnya.

Link: https://www.tribunnews.com/nasional/2025/02/19/pendiri-drone-emprit-ungkap-tagar-kabur-aja-dulu-sudah-ada-sejak-2023-mengapa-baru-ramai-saat-ini?page=all



Drone Emprit Ragukan Klaim Peretasan BCA oleh Bjorka, Diduga Digoreng Bot

Klaim peretasan terhadap PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang dibuat oleh akun mengaku sebagai Bjorka semakin dipertanyakan. Pengamat media sosial Ismail Fahmi dari Drone Emprit menemukan indikasi bahwa isu ini sengaja dinaikkan dengan bantuan bot untuk menggiring opini publik.

Dalam unggahannya di platform X, Ismail menyoroti kejanggalan dalam kampanye tagar #RansomwareBCA yang digunakan untuk menyebarkan klaim tersebut. 

“Kenapa BCA digoreng bot-bot yang serempak pakai tagar #RansomwareBCA? Kalau hacker yang kredibel menemukan ransomware, harusnya tidak perlu bikin postingan pakai bot. Ini bukan gaya hacker,” tulis Ismail.

Ini kenapa @BankBCA digoreng bot-bot yang serempak pake tagar #RansomwareBCA? Kalau hacker yang kredibel menemukan ransomware, harusnya ndak perlu bikin postingan pake bot. Mainan bot seperti ini biasanya bukan gaya hacker. Tapi..

Image

Dari analisis Drone Emprit, sekitar 1.200 akun digunakan untuk mengangkat tagar ini. Sebanyak 70% dari akun-akun tersebut memiliki kurang dari 100 pengikut, menunjukkan adanya penggunaan bot untuk meningkatkan eksposur secara cepat. Selain itu, banyak akun yang terlibat dibuat antara tahun 2023 hingga 2025, semakin memperkuat dugaan adanya kampanye terorganisir.

Sejumlah pakar teknologi juga meragukan klaim tersebut. Alfons Tanujaya, pakar keamanan digital dari Vaksincom, menegaskan bahwa ransomware yang disebut-sebut menyerang BCA tidak memiliki dasar yang kuat. 

“Yang jelas bukan didapatkan dari server database bank. Soal datanya valid itu bisa didapat dari berbagai sumber seperti phishing, data pinjol, dan lainnya,” ujar Alfons.

Executive Director Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, juga melihat pola yang berbeda dalam klaim serangan ini. 

Menurutnya, Bjorka biasanya mengumumkan aksinya melalui Breach Forum, sebuah platform khusus peretasan data. Namun, dalam kasus ini, akun yang digunakan berbeda dan tidak mengikuti pola sebelumnya.

Heru menilai aksi ini tetap berdampak negatif terhadap stabilitas negara. 

“Jika propaganda ini mengarah ke black campaign terhadap perusahaan yang bisa menjatuhkan reputasi dan saham, maka ini bisa mengacaukan ekonomi dan politik Indonesia,” tegasnya. Ia pun mendorong Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Polri, dan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk menyelidiki dalang di balik kampanye ini.

Sementara itu, BCA telah membantah adanya serangan seperti yang diklaim. Dalam pernyataan resminya, BCA memastikan seluruh data nasabah dalam kondisi aman dan tidak ada indikasi kebocoran. Bank juga mengingatkan nasabah untuk tetap waspada terhadap modus penipuan yang memanfaatkan isu siber untuk merugikan masyarakat.

Link: https://www.inilah.com/drone-emprit-ragukan-klaim-peretasan-bca-oleh-bjorka-diduga-digoreng-bot

Drone Emprit: RK Paling Banyak Diperbincangkan di Debat Perdana Pilgub Jakarta

Founder Drone Emprit Ismail Fahmi memaparkan analisis sentimen warganet mengenai debat perdana calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta. Berdasarkan data, calon gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK) paling banyak diperbincangkan. 

“Antusiasme jauh dengan pilgub sebelumnya, bahkan banyak yang tidak tahu ada debat. Kedua, dari cagub yang paling banyak diperbincangkan adalah Ridwan Kamil, lalu Pramono Anung, dan Dharma Pongrekun. Sentimen negatif terbesar dicapai Dharma Pongrekun sebanyak 14%, kedua Ridwan Kamil 12%, dan yang paling sedikit mendapat sentimen negatif adalah Pramono Anung sebesar 3%,” tutur Ismail dalam tayangan di Metro TV, Senin, 7 Oktober 2024. 

Ismail menjelaskan belum ada paslon yang dikatakan ‘menang’. Sebab, gagasan-gagasan yang disampaikan para paslon belum terlalu menentukan.

“Mungkin karena masih awal, belum memamerkan rekam jejak, bahkan memberikan jawaban terkait teori konspirasi,” kata Ismail.

 

Baca:Momen 3 Paslon Pilgub Jakarta Gagal Pantun

?Sebelumnya, debat pertama Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, mengungkap hubungan pribadi antar calon. Mereka juga berdebat tentang berbagai topik di antaranya program mengatasi kemacetan Jakarta.

Calon gubernur Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun mengaku memiliki hubungan pribadi dengan calon gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung. Dharma pun mendoakan agar Pramono kelak menjadi presiden. 

“Mari Mas Pram, saya dukung Mas Pram jadi Presiden Republik Indonesia dan saya akan menjadi staf ahli khusus bidang cyber securityCyber security adalah isu yang tidak pernah selesai karena itu adalah industri,” ucap Dharma Pongrekun.

Menanggapi Dharma, Pramono mengatakan dirinya hanya maju Pilkada Jakarta. “Bung Dharma, saya sama sekali tidak membantah apa yang beliau sampaikan, saya mengucapkan terima kasih, tetapi harapan yang terakhir tadi bagi saya cukup maju Pilkada Jakarta saja,” ujar Pramono.

Baca:Pengamat Nilai Cagub DKI Kurang Greget Jelaskan Soal Jakarta Global

Ketiga paslon juga berdebat tentang trasnportasi dan penanganan kemacetan di Jakarta. Calon gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil berjanji akan membuat riverway atau jalan air yang melintasi 13 sungai di Jakarta. Sedangkan Pramono Anung berjanji mengembangkan Trans Jabodetabek dengan konsep aglomerasi yang menyatukan Jakarta dan sekitarnya.

Dharma Pongrekun menilai kedua program tersebut tidak salah, tapi retorika yang tidak mungkin diwujudkan dalam lima tahun sebagai gubernur Jakarta.

“Pendapat dari kedua paslon tidak salah, hanya yang diperlukan adalah prioritas mana yang diperlukan, waktu kita hanya lima tahun. Kita tidak bisa beretorika berangan-angan sementara pada saat turun nantinya belum terlaksana. Kita optimalkan managemennya dulu, jangan sampai aturannya sudah ada tetapi hanya jadi aturan tapi tidak dikawal,” kata Dharma.

Link: https://www.metrotvnews.com/play/K5nCLZAY-drone-emprit-rk-paling-banyak-diperbincangkan-di-debat-perdana-pilgub-jakarta

Drone Emprit Serukan Gerakan Nasional Anti Cyber Bullying

KBRN, Jakarta: Pendiri drone emprit Ismail Fahmi menyerukan gerakan nasional anti cyber bullying yang akhir-akhir semakin marak terjadi. Menurutnya, gerakan tersebut bisa diinisiasi oleh pemerintah dengan melibatkan berbagai pihak.

Gerakan nasional tersebut, katanya, diharapkan dapat memberi kesadaran pada masyarakat mengenai bahayanya cyber bullying. Dalam gerakan nasional tersebut kampanye anti cyber bullying dan edukasi mengenai potensi dan dampaknya dapat dimasifkan.

“Di negara-negara yang sudah maju gerakan seperti ini sudah sangat penting. Ada bahkan yang membuat gerakan nasional itu seperti kegiatan bulanan yang rutin terus menerus dilakukan,” katanya dalam perbincangan dengan RRI Pro 3, Minggu (1/9/2024)

“Salah satu program gerakan nasional tersebut adalah dengan edukasi yang  diberikan kepada anak-anak sejak dini (SD).  Sehingga mereka memahami apa dampak yang akan mereka terima jika jadi pembuli, apa yang terjadi terhadap orang yang dibulinya, dan bagaimana seharusnya sikap kita terhadap pembulian yang terjadi.”

Hal-hal seperti itu, kata dia, yang diedukasi kepada anak-anak sejak dini, sehingga mereka akan paham resiko dan dampak bullying. Akhirnya, mereka terdidik dan terlatih untuk tidak melakukannya.

“Saya nelihat di Jerman ketika sekolah disana anak diajarkan soal itu dengan bentuk simulasi. Ada anak yang berperan pembuli, ada korbannya, dan ada anak yang berperan hanya melihat saja pembulian terjadi,” tambah Fahmi.

Edukasi seperti itu, tambah Fahmi, hanya bagian dari cara mencegah cyber bullying. Masih banyak cara lain yang dapat dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.

Badan PBB untuk anak Unicef menyebut Cyberbullying (perundungan dunia maya) ialah bullying/perundungan dengan menggunakan teknologi digital. Hal ini dapat terjadi di media sosial, platform chatting, platform bermain game, dan ponsel. 

Hasil riset Center for Digital Society pada tahun 2021, dari 3.077 siswa SMP dan SMA, sebanyak 45,35 persen siswa pernah menjadi korban. Sementara itu, 38,41 persen siswa pernah melakukan cyber bullying.

Selanjutnya, menurut data Unicef pada tahun 2022 terungkap 45 persen dari 2.777 anak di Indonesia mengaku pernah menjadi korban cyber bullying.

link: https://www.rri.co.id/lain-lain/949095/drone-emprit-serukan-gerakan-nasional-anti-cyber-bullying

Pendiri Drone Emprit Ungkap Ciri Warung Madura yang Jadi Pesaing Minimarket

Warung Madura yang sudah menjamur di mana-mana, bahkan di luar Pulau Madura. Mulai dari punya penjaga yang kerap berganti karena buka seharian penuh, hingga punya lemari tanpa pintu tempat memamerkan produk jualannya secara rapi.

Liputan6.com, Jakarta – Pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi menyoroti imbauan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM kepada Warung Madura agar tidak beroperasi selama 24 jam penuh.

Mengutip postingan yang diunggah akun X resmi @ismailfahmi, Jumat (26/4/2024), beliau mencantumkan pernyataan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Arif Rahman Hakim yang meminta Warung Madura mengikuti aturan jam operasional yang ditetapkan pemerintah daerah.

“Kalau ada regulasi terkait jam kerja (jam operasional), tentu kami minta untuk dipatuhi,” tutur Arif saat memberi pernyataan di Merusak Hotel, Badung, Bali, Rabu (24/4/2024).

Masih dalam satu postingan itu, Ismail juga melampirkan informasi jika kebijakan itu dibuat untuk mengakomodasi keluhan pengusaha minimarket, yang meminta usaha termasuk Warung Madura harus berizin.

Dalam postingan terpisah, Ismail coba memaparkan ciri-ciri Warung Madura yang sudah menjamur di mana-mana, bahkan di luar Pulau Madura. Mulai dari punya penjaga yang kerap berganti karena buka seharian penuh, hingga punya lemari tanpa pintu tempat memamerkan produk jualannya secara rapi.

Ia pun menyebut Warung Madura sebagai pesaing gerai-gerai minimarket yang beberapa di antaranya juga beroperasi 24 jam, semisal Alfamart dan Indomaret.

Berdasarkan postingan yang diunggahnya, Ismail memaparkan alasan Warung Madura buka 24 jam. Antara lain, penjual tidak mau kehilangan pelanggan, tidak ada tempat untuk simpan barang jualan jika harus tutup, hingga omzet bisa melonjak dia kali lipat saat hari libur.

“Mereka jadi saingan Indomaret dan Alfamart saking lengkap dan terjangkau, lho. Bahkan, omzetnya mulai Rp 2-15 juta per hari,” mengutip tulis salah satu postingan di akun @ismailfahmi.

“Warung Madura tutup malam-malam? Pertanda kiamat makin dekat,” tulis Ismail sembari memberikan emoticon senyum berseri.

2 dari 2 halaman


Kata Netizen

Merespons cuitan tersebut, sejumlah netizen turut menyayangkan regulasi tersebut. Pasalnya, Warung Madura kerap dianggap sebagai penyelamat ketika warga tengah kelaparan/kehausan di malam hari, namun kebanyakan toko sudah tutup kios.

“Tokonya Lengkap murah pelayanannya simpel.. Warung madura bener2 warung yang dibutuhkan warga. Selama ada warung madura gwe gak bakal mau beli ke indo alfa mart,” kata salah satu netizen.

“Apa urusannya, malah Bantu gw Kalo ujug2 Pas malem rokok abis. Masak gw suruh Cari minimarket yg 24 jam. Ya mending Cari warung Madura yg deket tapi Aman, dibanding jauh tapi kena begal. Diluar nurul emang,” urai netizen lain.

Link: https://www.liputan6.com/bisnis/read/5582359/pendiri-drone-emprit-ungkap-ciri-warung-madura-yang-jadi-pesaing-minimarket?page=2

Wawancara Ismail Fahmi: Akun-Akun Bot Pendukung Anies, Erick, Ganjar Sudah Bermunculan

April lalu, saat hendak mengakuisisi Twitter Elon Musk berjanji akan memusnahkan akun-akun bot politik penyebar pesan massal (spam). Selang sebulan setelah ia resmi menguasai Twitter janji itu benar-benar dilakukannya.

Per Desember 2022 tim Twitter sedang gencar men-suspend akun-akun bot politik. Seberapa besar pengaruhnya meredam polarisasi di media sosial?

Twitter telah menjadi medan “pertempuran baru” bagi para politikus, partai, dan para pendukungnya. Lewat media sosial mereka yang sedang mengikuti kotestasi entah itu pilpres, pileg, hingga pilkada bisa mendulang dukungan sekaligus menjatuhkan pihak lawan.

Ada beragam rupa taktik yang bisa dilakukan dalam upaya memenangkan pertempuran di Twitter, salah satunya menggunakan akun bot. 

Lewat akun bot sebuah isu sensitif serupa black campaign dan serangan-serangan bersifat SARA bisa menjadi pembicaraan popoluar (trending topic). Namun isu semacam ini dinilai kontributif memperkuat polarisasi di masyarakat.

Agung Pratama S. dari Narasi mewawancarai Pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi untuk mengetahui bagaimana cara akun bot bekerja dan sejauh apa dampak pemusnahan akun bot politik yang dilakukan Elon Musk bagi polarisasi.

1. Bagaimana sebenarnya cara kerja akun bot di Twitter?

Bot itu adalah program komputer yang isinya melakukan scheduling berupa mem-posting pesan-pesan tertentu atau me-retweet dari akun akun tertentu sesuai dengan target isu dan waktu tertentu juga.

Jadi mereka pakai program saling me-retweet, saling posting, dengan materi-materi yang sudah disiapkan.

Biasanya akun bot ini  tidak berinteraksi dengan akun-akun umum namun hanya dengan akun-akun tertentu saja, dan arahnya memang untuk keperluan khusus misalnya untuk mengangkat satu tagar khusus, atau mungkin menyebarkan pesan tertentu yang ada dalam release lewat meme, infografis. Dan itu biasanya dibuat oleh satu kelompok khusus.

2. Apa yang membedakan akun bot dengan akun anonim

Kalau akun anonim itu akun yang dipegang oleh user real. Cuma nama akunnya, profile picture-nya, kemudian nama yang muncul itu tidak menggabarkan orang yang memegang. Makanya disebut dengan anonim.

Dia bisa menggunakan nama apa pun dengan akun apapun. Gambarnya juga bisa apa pun tapi tidak menggambarkan aslinya, itu disebut dengan anonim. Tapi di baliknya tuh orang real ya kadang-kadang dia ingin menyembunyikan diri aslinya.

Nah berbeda dengan bot. Bot itu kan program komputer ya, dan itu gambar (profile picture-nya) bisa gambar orang, bisa nama orang, tapi enggak benar semua, jadi di baliknya program komputer.

Kalau akun anonim itu masih bisa berinteraksi melakukan engagement dengan akun-akun biasa. Sama dengan akun natural biasa, itu akun anonim ya.

Bagaimana membedakan biasanya itu dari yang paling gampang itu dari follower ya dan interaksinya, dan apa yang di posting gitu.

Akun bot itu biasanya follower-nya enggak banyak atau follower-nya di antar mereka saja. Kalau kita lihat di timeline, kalau di klik gitu, isinya sama, temanya biasanya sama semua, biasanya memang ngangkat salah satu tokoh saja gitu ya atau memposting tentang satu produk saja, enggak ada yang lain.

Nah kalau anonim itu masih bisa dia ngomong tentang sehari-hari, kadang ngejoke. Kemudian juga kadang nyerang, kadang politik ya, dan lebih natural gitu ya, cuma tidak nama asli gitu sih.

BACA JUGAAmbisi Elon Musk Musnahkan Akun Bot Politik di Twitter, Emang Ngaruh ke Polarisasi?

3. Sebenarnya seberapa besar pengaruh akun bot ini dalam merepresentasikan citra suatu tokoh atau suatu peristiwa?

Akun bot itu biasanya dipakai ketika sebuah isu kurang diangkat atau tidak mau ada orang asli atau akun anonim yang angkat.

Jadi misalnya orang males lah  mempromosikan peresmian apa gitu ya, orang males ya, ya sudah pakai bot-bot aja untuk nyebarin, kemudian ada trending topicnya, me-retweet saja gitu.

Nah akun-akun bot itu bisa dipakai mempengaruhi, jadi publik akhirnya yang tadinya enggak tau tentang suatu isu karena di Twitter ada trending topic yang dibuat oleh bot jadi tau isu itu.

Ketika di klik trending topicnya ke-load pesan-pesan yang dibawa oleh si akun bot. Jadi bisa dia mempengaruhi bisa mempengaruhi opini publiknya.

4. Jadi penggiringan opini bisa berawal dari akun bot tersebut?

Tergantung isunya ya. Kadang-kadang untuk isu-isu yang tidak popular, publik enggak mau angkat, atau mungkin isunya sensitif ya, baik akun anonim maupun akun natural mereka enggak mau ketahuan kan ikut memulai misalnya, itu kadang diserahin sama botnya.

Saya lihat itu beberapa kali misalnya pas pilpres. Ada isinya serangan-serangan black campaign. Enggak ada itu akun betulan yang mau ngeposting karena takut. Nah yang nge-posting adalah akun-akun bot.

Setelah lama-lama jadi ramai, baru akun akun anonim atau akun natural ikut terlibat. Jadi akun bot ini bisa sangat berguna dalam memulai sebuah isu, narasi, atau mengamplifikasi isu narasi yang sudah ada dibuat lebih ramai lagi bisa.

5. Siapa biasanya target akun-akun bot?

Akun bot itu biasanya mereka tuh mengejar trending topic, ya jadi siapa pun. Yang lain-lain juga ada ngasih komen-komen gitu ya. Tapi kalau yang di Twitter itu biasanya mereka ngejar trending topic.

Kalau sudah trending topic itu kan isi trending topic akan dilihat oleh user seluruh Indonesia kan, akhirnya media melihat, user melihat, TV melihat.

Mereka berharap itu bisa di pick up, bisa diambil kayak promosi dia. Jadi targetnya itu siapa pun tergantung topiknya. Apakah tentang politik atau tentang entertainment. Apa pun gak ada masalah api strateginya adalah membuat supaya jadi trending topic,menjadi ramai percakapannya.

6. Seberapa berpengaruh akun bot politik terhadap polarisasi?

Polarisasi itu kan tergantung isi ya, tergantung narasinya, isinya, dan pesannya.

Kalau bot itu isinya tidak mengajak terpolarisasi misalnya tidak menjatuhkan, memecah belah, membuat sebutan-sebutan misalnya kadrun, cebong, ya enggak menimbulkan polarisasi.

Tapi kalau isinya mengajak memecah belah orang, memberi label-label, itu bisa membantu polarisasi. Menyerang sana, menyerang sini, mendukung sana, mendukung sini, misalnya seperti memberikan feeding informasi pada satu kelompok pengguna untuk menyerang kelompok pengguna yang lain, ya itu bisa sangat membantu terjadinya polarisasi.

7. Memasuki tahun politik Pemilu 2024 ini apakah polarisasi yang dimainkan akun-akun bot sudah terjadi?

Di Twitter enggak pernah berhenti ya tentunya polarisasi sejak dulu sampai sekarang jalan terus. Apalagi nanti ini saya lihat juga sudah mulai kelihatan calon-calonnya, terutama saya lihat antara pendukung Anies sama pendukung Ganjar, dan Erick ya. Itu saya lihat mulai banyak akun-akun dari salah satu kubu ya.

Ya saya enggak perlu sebut, membentuk klaster-klaster kecil. Bentuknya saya lihat ke polanya seperti pola robot gitu ya untuk menyerang calon yang lain. Ya sebetulnya ini bukan hal yang baru juga yang sejak sebelum-sebelumnya juga selalu berjalan dengan cara seperti itu.

8. Apa tujuan pembentukan klaster-klaster akun bot kubu Anies, Ganjar, dan Erick?

Tujuannya memang, biasanya sih tujuannya sih untuk medelegitimasi calon lawan dan supaya sentimennya positif untuk calon yang didukung.

9. Berarti polarisasi itu sebetulnya tidak pernah surut ya, cuma dengan aktor yang baru gitu ya mas.

Ya menjelang Pilpres

10. Seberapa berpengaruh langkah Elon Musk memusnahkan akun bot politik terhadap polarisasi?

Ya. Saya kira harusnya bisa mengurangi. Ya memang belum sempurna ya, kemarin kan sudah banyak tuh akun-akun diblokir, melalui algoritma.

Cuma kelemahannya ternyata banyak akun-akun yang harusnya bukan buzzer, akun biasa saja, kena blokir, karena perilakunya dianggap seperti akun robot ya, nah itu ada kelemahannya.

Tapi sebetulnya kalau ini ditingkatkan terus kemampuan algoritma pendeteksi robot tadi, itu bisa sangat membantu mengurangi, saya yakin itu bisa menekan gitu, terutama akun-akun bot.

Jadinya kan membuat akun bot begitu bikin, ter-suspend, bikin baru lagi, jadi terhambat gitu. Tidak akan menghilangkan sama sekali, tidak, karena mereka tetap bisa bikin baru lagi, Cuma karena terdeteksi, kemudian di suspend lagi, ya akhirnya jalannya akan lebih pelan dibanding sebelumnya.

Penulis: Agung Pratama S. – Editor: Akbar Wijaya

Link: https://narasi.tv/read/narasi-daily/wawancara-ismail-fahmi-akun-akun-bot-pendukung-anies-erick-ganjar-sudah-bermunculan

Uzone Choice Award 2022: Ismail Fahmi Jadi ‘Person of the Year’ Teknologi

Uzone.id – Peningkatan penggunaan media sosial begitu pesat, khususnya sejak pandemi. Begitu banyak konten berseliweran, ada yang akurat, ada yang terkontaminasi oleh misinformasi hingga hoaks. Di sinilah peran Drone Emprit, platform analisis media sosial gubahan Ismail Fahmi.

Sebagai catatan, per Januari 2022 tercatat ada 191 juta user media sosial di Indonesia, naik sekitar 12,35 persen dibandingkan tahun 2021. Kehadiran hoaks di ranah digital memang menjamur dan sudah menjadi tugas bersama untuk memberantasnya.

Nah, Drone Emprit sebagai salah satu platform karya anak bangsa hadir untuk menganalisis berbagai tren, hingga penyebaran konten SARA dan hoaks.

Baca juga: UCA 2022: Best E-commerce for UMKM Jatuh ke Tokopedia

Berbasis big data, artificial intelligence (AI) dan Natural Learning Process (NLP), Drone Emprit sejak pandemi kian melambung sebagai rujukan monitor yang dapat menganalisis peta Social Network Analysis tentang asal hoaks, penyebarannya, siapa influencer pertama, hingga siapa saja kelompok penyebarnya.

“Ismail Fahmi, anak bangsa yang juga seorang founder Media Kernels Indonesia, mengembangkan Drone Emprit ini sejak 2009 di Belanda,” tutur Komisaris Utama PT Metranet, Fajrin Rasyid di panggung Uzone Choice Award (UCA) 2022 di Bengkel Space, SCBD Jakarta, Rabu (14/12).

Ia melanjutkan, “bisa kita akui, sistem analisis Drone Emprit berjasa sebagai acuan netral untuk memerangi hoaks. Tak heran jika drone ciptaannya dimanfaatkan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menyaring konten porno dan hoaks.”

Penghargaan ‘Person of the Year’ UCA 2022 untuk industri teknologi ini diberikan kepada Ismail Fahmi. Ia pun hadir di acara seremonial penghargaan bersama istri dan anaknya.

“Terima kasih banyak kepada Uzone yang telah memilih saya sebagai Person of the Year di Uzone Choice Award tahun ini. Saya persembahkan penghargaan ini untuk para netizen yang semangat melawan hoaks. Semoga penghargaan ini juga menjadi semangat baru bagi tim Drone Emprit untuk terus berkarya dan memanfaatkan teknologi AI dan big data demi kemajuan konten digital lebih sehat,” ungkap Ismail saat menerima piala.

Selamat untuk Ismail Fahmi dan Drone Emprit!

Link: https://uzone.id/uzone-choice-award-2022-ismail-fahmi-jadi-person-of-the-year-teknologi

Temuan Drone Emprit: Erick Thohir Dipercaya Mampu Majukan Indonesia

VIVA Nasional – Menteri BUMN Erick Thohir dikenal sebagai pemimpin yang visioner. Orang nomor satu di Kementerian BUMN tersebut dinilai memiliki banyak inovasi untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia ke depannya.

Berdasarkan temuan dari lembaga analisa media sosial Drone Emprit, masyarakat percaya Erick Thohir bisa membawa kemajuan untuk Indonesia ke depannya.

Baca Juga : Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat Singgung Menteri Genit Kampanye Demokrat Punya Harapan Begini Kalau Jokowi jadi Reshuffle Kabinetnya “Erick Thohir dipercaya mampu membawa kemajuan bagi bangsa dan negara Indonesia,” terang Founder of Drone Emprit, Ismail Fahmi.

Seperti diketahui, Erick Thohir telah terbukti bekerja nyata untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia. Ia tanpa henti mendorong generasi muda di Nusantara untuk merangkul perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi dan digitalisasi. Bahkan, digitalisasi juga dilakukan Erick Thohir di lingkungan Kementerian BUMN.

Saat ini sudah banyak perusahaan-perusahaan BUMN yang memanfaatkan sistem digital. Seperti halnya PLN, Telkom, holding Ultra Mikro (UMi), ASDP, Bio Farma dan platform PaDi UMKM. PLN saat ini melakukan inovasi dengan smart meter, smart grid, smart distribution, smart procurement, hingga transformasi bisnis. Inovasi tersebut dapat menjadi kunci untuk menekan subsidi listrik yang salah sasaran, komplain dari konsumen, serta mengurangi kasus pencurian listrik.  Menteri BUMN Erick Thohir.

Program ini dapat menjadi fondasi bagi pemerintah dalam mewujudkan transparansi program pemerintah dan mampu menekan korupsi pada setiap program pemerintah.  Sedangkan UMi didorong Erick Thohir untuk menggabungkan satu data usaha ultramikro dan UMKM oleh Bank BRI, Pegadaian dan PNM. Digitalisasi pelayanan turut dilakukan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang transportasi yakni ASDP. 

Pelayanan digital yang dilakukan ASDP terbukti mampu mengurai persoalan antrean panjang dalam penyeberangan Merak-Bakauheni. Pemesanan tiket kapal secara daring membuat tidak ada lagi antrean di pelabuhan tersebut. Hal itu berdampak baik meningkatkan pergerakan penumpang hingga 40 persen. 

Terkait dukungan untuk UMKM, Erick Thohir membuat platform bernama Pasar Digital (PaDi) UMKM. Platform itu mempertemukan BUMN dengan UMKM di berbagai bidang, seperti periklanan, jasa konstruksi, katering, dan mebel.  Terakhir, Bio Farma berhasil menciptakan sistem yang dapat memantau secara langsung penyebaran vaksin Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini bertujuan agar vaksin Covid-19 terpantau dengan transparan dan mengurangi adanya penyelewengan. Maka dari itu, masyarakat percaya Erick Thohir tidak hanya bisa membawa kemajuan bagi Indonesia, namun juga memberikan dampak besar terhadap perekonomian. “Erick Thohir juga sukses ciptakan dampak positif besar pada penguatan ekonomi kemudian semakin diminati oleh masyarakat,” pungkas Fahmi.

Link : https://www.viva.co.id/berita/nasional/1554334-temuan-drone-emprit-erick-thohir-dipercaya-mampu-majukan-indonesia?page=all
Oleh : Bayu Nugraha

Data Drone Emprit: Anies Paling Banyak Dibincangkan Disusul Ganjar

Jakarta, CNN Indonesia — Anies Baswedan memuncaki perbincangan di media sosial menurut data Drone Emprit. Namun perbincangan soal Anies tidak melulu diisi dengan nada positif. 
“Selama November, pemberitaan dan perbincangan seputar Anies, jauh di atas para tokoh politik lainnya. Puncak pembahasan terjadi pada 5 November, didorong kunjungan Anies ke Medan,” demikian data tersebut seperti ditulis pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi lewat akun Twitternya.

Dalam data tersebut, Ganjar Pranowo berada di posisi kedua. Jumlah pembahasan soal Ganjar naik tinggi pada akhir November didorong pembahasan tentang ‘Rambut Putih’.

Lihat Juga :

Deret Sanksi bagi Kreator ‘Berbayar’ yang Langgar Aturan YouTube
Drone Emprit juga mencatat pergerakan naik ditunjukkan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir lantaran partisipasi BUMN dalam G20 dan dukungan Erick untuk ikut pada Pilpres 2024.

Selain jadi kampiun soal perbincangan di media sosial, Anies juga menurut Drone Emprit menjadi tokoh “yang populer dalam pemberitaan dan perbincangan di media sosial, diikuti Ganjar dan Prabowo Subianto. Sedangkan sandiaga Uno dan Airlangga Hartarto menjadi tokoh yang paling minim popularitasnya”

Dalam grafik yang dipublikasikan, Anies total mendapat angka 786.292, disusul Ganjar dengan 426.527 dan Prabowo Subianto dengan angka 202.455. Angka tersebut merupakan penggabungan dari jumlah mention di media sosial dan pemberitaan.

Ismail mencuit, di media online Anies dengan jumlah mention 40.791 menjadi tokoh yang paling banyak diberitakan. Di belakangnya, ada Ganjar Pranowo (30.740 mention), dan Andika Perkasa (14.4378 mention).

Sementara di media sosial, Anies mendapat mention 745.501 dan menjadi tokoh yang paling banyak dibincangkan. Ganjar juga berada di peringkat kedua (389.787), disusul Erick Thohir (197.050).

Namun kendati memuncaki daftar di atas, Anies ternyata bukan tokoh yang paling banyak dibincang dengan nada positif. Adalah Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar yang menempati posisi itu dengan nada positif sebesar 94 persen.

Sebaliknya, Drone emprit mencatat Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono paling banyak dibincangkan dengan nada negatif yakni 38 persen. Posisi kedua ditempati Sandiaga Uno (24 persen), disusul Ganjar Pranowo (19 persen).

Terkait jumlah pengikut di media sosial, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) berada di urutan pertama yakni 19,6 juta pengikut di Instagram, 5,4 juta di Twitter, dan 5,3 juta di Youtube. RK kalah dari Prabowo soal pengikut Fanpage Facebook dengan angka 9,6 juta.

Namun di TikTok, Ganjar Pranowo lah yang menjadi kampiun dengan 2,9 juta. “Dari data follower vs popularitas di atas, bisa disimpulkan bahwa tingginya jumlah follower di media sosial bukan jaminan tingginya popularitas dalam percakapan maupun pemberitaan,” tulis Ismail.

(lth/lth)

Linki: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20221209084419-192-885033/data-drone-emprit-anies-paling-banyak-dibincangkan-disusul-ganjar.