Computing for Humanities

Precisely a decade ago, we started developing a product with its sole purpose was to practice our knowledge and skill on natural language processing technologies. Nowadays, the product has evolved toward an advanced big data analytics solution especially for extracting insights from unstructured data, and has provided services for government, commercial, non-profit, and education institutions. Since that moment, we continuously aimed at harnessing natural-language-processing-based technologies for humanities.

Recent News

Twitter Suspend Ribuan Akun Pendukung Raja Thailand, Kenapa?

Jakarta, CNBC Indonesia – Twitter menangguhkan akun pro-royalis Thailand yang terkait dengan istana. Analisis Reuters menyebutkan ini terkait dengan ribuan akun yang dibuat dalam beberapa pekan terakhir. Akun-akun tersebut menyebarkan postingan yang isinya mendukung Raja Maha Vajiralongkorn dan monarki. Akun pro-monarki…

Kupas Data: Vaksin Covid-19, Antara Harapan dan Keraguan

Liputan6.com, Jakarta – Vaksin Covid-19 digadang-gadang jadi jalan keluar dari pandemi global. Jurus herd immunity ala Swedia ternyata tak mempan. Mengharapkan Corona menghilang tiba-tiba dalam waktu dekat, itu mustahil.  Pemerintah Indonesia berharap, vaksinasi massal Covid-19 bisa dimulai pada Desember 2020 atau Januari 2021. Lima negara lain juga berpikiran sama. Amerika Serikat, Jerman,…

Pemerintah Manfaatkan Media Sosial untuk Sosialisasi UU Cipta Kerja

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dukungan terhadap UU Cipta Kerja di media sosial terutama Twitter cenderung menguat di tengah tren penurunan percakapan tentang UU Cipta Kerja dalam beberapa hari terakhir. Drone Emprit sebagai salah satu analis media sosial menemukan tren penurunan narasi dari penolakan UU Cipta Kerja di Medsos. Pemerintah telah memanfaatkan beragam…

Pakar Bongkar Viral Anies Baca Buku ‘How Democracies Die’

Jakarta, CNN Indonesia —  Pendiri sekaligus peneliti media sosial dari Drone Emprit, Ismail Fahmi membongkar bagaimana pembicaraan soal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menggunggah foto sedang membaca buku ‘How Democracies Die’ jadi viral di Twitter. Menurut Ismail, pada hari Sabtu (21/11) percakapan mengenai ‘buku’ cenderung…

Pakar Ungkap Reaksi Netizen Saat Anies Diperiksa Polisi

Jakarta, CNN Indonesia —  Pendiri Drone Emprit and Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi menyampaikan pemeriksaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait Imam besar FPI Rizieq Shihab di Polda Metro Jaya menimbulkan banyak reaksi dari netizen di media sosial, terutama Twitter. Ismail menyampaikan analisis DE mencatat…