Analisa Drone Emprit Soal Reaksi Kenaikan Harga BBM

Jakarta – Kenaikan harga BBM disambut protes oleh masyarakat. Tidak banyak yang membela langkah pemerintah dalam analisa Drone Emprit.
Founder Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi merilis data terbaru analisa Drone Emprit. Tren Kenaikan Harga BBM menampilkan data media sosial dari 28 Agustus – 4 September 2022.

Menurut Ismail Fahmi, publik sempat lega ketika tidak ada kenaikan harga BBM pada 1 September 2022. Namun, ketika harga BBM naik pada 3 September 2022, sentimen kekecewaan mengalir di lini masa.

“Pengumuman kenaikan harga BBM oleh pemerintah pada 3 September, sontak membuat publik kaget dan mendorong percakapan sangat tinggi. Nada kekecewaan terlihat sangat dominan dalam percakapan,” kata Ismail Fahmi yang sudah mengizinkan detikINET mengutip ulasannya, Senin (5/9/2022).

Analisa Drone Emprit Isu Kenaikan Harga BBM.

Dalam peta media sosial menurut Ismail Fahmi ada dua klaster utama. Pihak yang kontra kenaikan harga BBM sebanyak 64%. Mereka mempersoalkan kebijakan kenaikan harga BBM, dukungan aksi demo buruh dan mahasiswa, sindiran untuk pemerintah dan perbandingan dengan BBM Malaysia.

Sedangkan, pihak yang pro pemerintah hanya ada 23%. Mereka menyuarakan penjelasan pemerintah soal kenaikan harga BBM tepat sasaran. Sisanya adalah netral, berupa akun media nasional yang sifatnya adalah pemberitaan yang banyak direspons netizen.

“Pembahasan soal protes kenaikan harga BBM didominasi oleh sentimen negatif 64%. Sedangkan narasi positif yang mengemuka di periode ini 23%,” kata dia.

Link: https://inet.detik.com/cyberlife/d-6274210/analisa-drone-emprit-soal-reaksi-kenaikan-harga-bbm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s