Ketar-ketir Celah PeduliLindungi yang Bikin Khawatir

Jakarta – 

Pedulilindungi banyak dikritik oleh pakar keamanan siber karena celah keamanannya. Apalagi semenjak sertifikat vaksinasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) bocor, makin gegerlah netizen.

Awalnya, sejumlah influencer membahas perkara gambar sertifikat vaksinasi Presiden Jokowi. Di situ ada nama Ir Joko Widodo, kemudian NIK dan tanggal lahir, nomor ID vaksinasi, tanggal vaksinasi dan jenis vaksin dan batch vaksinasinya. Semua lengkap ada di sana.

detikINET pun mengonfirmasi hal ini kepada pakar medsos Ismail Fahmi, founder Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia yang ikut memposting gambarnya. Menurut dia ini memang sertifikat asli.

“Menurut saya ini asli, karena memang bisa. Aplikasi ini memungkinkan orang bisa minta tolong siapapun download dari aplikasi PeduliLindungi kalau tahu nama, NIK, tanggal lahir, tanggal vaksinasi dan jenis vaksinasinya,” ujar Ismail Fahmi.


1. Langkah Pemerintah

Usai kejadian ini data Presiden Jokowi sudah ditutup. Kemenkes dan Kominfo mengurus integrasi data PeduliLindungi dan Pusat Data Nasional (PDN). BSSN memulihkan dan manajemen risiko keamanan siber.

“Migrasi tersebut meliputi migrasi sistem, layanan aplikasi, dan juga database aplikasi PeduliLindungi. Migrasi turut dilakukan terhadap Sistem Aplikasi SiLacak dan Sistem Aplikasi PCare,” ujar Menkominfo Johnny G Plate.

2. 15 Celah Keamanan PeduliLindungi

Tapi ternyata masalahnya tidak sampai di situ saja. Forum Tata Kelola Internet Indonesia (Indonesia Internet Governance Forum/ID-IGF) mengumumkan hasil analisis mereka terhadap aplikasi PeduliLindungi. Setidaknya, ditemukan 15 masalah pada aplikasi ini yang harus segera diperbaiki.

“Rekomendasi dari ID-IGF ini semoga dapat menjadi bahan pertimbangan pembuatan keputusan untuk kemajuan bangsa,” kata ID-IGF lewat keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (9/9).

Ada 10 masalah termasuk dalam sisi teknis seperti: PeduliLindungi mencantumkan ‘Syarat Penggunaan’ yang tidak menjamin layanannya selalu bisa diakses serta tidak menjamin data yang akurat dan aman, Kebijakan Kerahasiaan PeduliLindungi tidak menjamin keamanan data bila terjadi akses illegal, dan lain sebagainya.

Sementara sisanya ada pada masalah tata kelola. Paling pertama disebutkan bahwa aplikasi PeduliLindungi bersifat mandatory bagi masyarakat, tetapi tidak ada dalam daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) resmi yang terdaftar di Kemenkominfo sebagaimana bisa dilihat di laman https://pse.kominfo.go.id/.

“Karenanya, aplikasi ini perlu segera didaftarkan sebagai PSE sehingga statusnya legal dan terpercaya,” tulis laporan tersebut.

3. Minta Segera Diperbaiki

Forum Tata Kelola Internet Indonesia (Indonesia Internet Governance Forum/ID-IGF) meminta Menkominfo Johnny G Plate dan pihak terkait lainnya, memperbaiki aplikasi PeduliLindungi.

“Sehubungan dengan banyaknya keluhan pengguna aplikasi PeduliLindungi yang disampaikan melalui berbagai forum formal maupun informal, para pemangku kepentingan majemuk ID-IGF mendiskusikan dan menganalisa kinerja PeduliLindungi sejak Juli hingga September 2021 melalui WhatsApp Group ID-IGF dan pertemuan daring via Zoom,” kata Koordinator MAG ID-IGF Mariam F Barata lewat keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (9/9).

4. Respons dari Pemerintah

Menerima laporan tersebut, Kominfo sangat mengapresiasi. Menkominfo mengatakan pihaknya sudah melakukan diskusi dengan pihak-pihak penting yang bisa meningkatkan keamanan aplikasi tersebut.

“Rekomendasi tersebut saat ini sedang kami pelajari dan didiskusikan bersama PT Telkom, Badan Siber dan Sandi Negara, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan,” ujar Johnny kepada detikINET, Jumat (10/9).

Saat ini PeduliLindungi sudah dimanfaatkan secara masif dan jadi andalan pemerintah yang fungsinya melakukan pelacakan penyebaran virus Corona (COVID-19). Selain itu juga, aplikasi PeduliLindungi digunakan untuk dokumen perjalanan, masuk ke mal, supermarket, hingga download sertifikat vaksin COVID-19.

Link: https://inet.detik.com/cyberlife/d-5720512/ketar-ketir-celah-pedulilindungi-yang-bikin-khawatir/2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s